Galaksi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia
bebas
Galaksi NGC 4414, spiral galaksi pada rasi
bintang Coma Berenices, berdiameter sekitar 17.000 parsec
dan berjarak 20 juta parsec.
Kemungkinan terdapat lebih dari 100 miliar (1011) galaksi pada alam semesta teramati.[5] Sebagian besar galaksi berdiameter 1000 hingga 100.000 [4] parsec dan biasanya dipisahkan oleh jarak yang dihitung dalam jutaan parsec (atau megaparsec).[6] Ruang antar galaksi terisi dengan gas yang memiliki kerapatan massa kurang dari satu atom per meter kubik. Sebagian besar galaksi diorganisasikan ke dalam sebuah himpunan yang disebut klaster, untuk kemudian membentuk himpunan yang lebih besar yang disebut superklaster. Struktur yang lebih besar ini dikelilingi oleh ruang hampa di dalam alam semesta.[7]
Meskipun belum dipahami secara menyeluruh, materi gelap terlihat menyusun sekitar 90% dari massa sebagian besar galaksi. Data pengamatan menunjukkan lubang hitam supermasif kemungkinan ada pada pusat dari banyak (kalau tidak semua) galaksi.
Daftar isi[sembunyikan] |
[sunting] Etimologi
Kata galaksi diturunkan dari istilah bahasa Yunani untuk Milky Way (galaksi kita), galaxias (γαλαξίας), atau kyklos galaktikos. Kata ini berarti "lingkaran susu", sesuai dengan penampakannya di angkasa. Dalam mitologi Yunani, Zeus menempatkan anak laki-lakinya yang dilahirkan oleh manusia biasa, bayi Heracles, pada payudara Hera ketika Hera sedang tidur sehingga bayi tersebut meminum susunya dan karena itu menjadi manusia abadi. Hera terbangun ketika sedang menyusui dan kemudian menyadari ia sedang menyusui bayi yang tak dikenalnya: ia mendorong bayi tersebut dan air susunya menyembur mewarnai langit malam, menghasilkan pita cahaya tipis yang dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Milky Way (jalan susu).[8][sunting] Tipe dan morfologi
Jenis-jenis galaksi berdasarkan sistem klasifikasi Hubble. E
merupakan tipe galaksi eliptik, S merupakan galaksi spiral, dan SB
merupakan galaksi spiral berbatang.[note 1]
[sunting] Eliptik
Sistem klasifikasi Hubble membedakan galaksi eliptik berdasarkan tingkat keelipsannya, dari E0 yang hampir berupa lingkaran, hingga E7 yang sangat lonjong. Galaksi tersebut memiliki bentuk dasar elipsoid, sehingga tampak elips dari berbagai sudut pandang. Galaksi tipe ini tampak memiliki sedikit struktur dan sedikit materi antar bintang, sehingga galaksi tersebut memiliki sedikit gugus terbuka dan laju pembentukan bintang yang lambat. Galaksi tipe ini didominasi oleh bintang yang berumur tua yang mengorbit pusat gravitasi dengan arah yang acak. Dalam hal tersebut, galaksi tipe ini mirip dengan gugus bola.[10] "Galaxies". Cornell University. 20 Oktober 2005. http://curious.astro.cornell.edu/galaxies.php. Galaksi starburst merupakan akibat dari tabrakan antar galaksi dan dapat menghasilkan pembentukan galaksi eliptik.[sunting] Spiral
Galaksi Pusaran (kiri), sebuah galaksi spiral tanpa batang.
NGC
1300, contoh galaksi spiral berbatang.
Galaksi Bima Sakti merupakan galaksi spiral berbatang ukuran besar[15] dengan diameter sekitar 30 kiloparsecs dan ketebalan sekitar satu kiloparsec. Bima Sakti memiliki sekitar 200 milyar (2×1011)[16] bintang dengan massa total sekitar 600 milyar (6×1011) kali massa Matahari.[17]
[sunting] Morfologi lain
Galaksi aneh (peculiar galaxies) merupakan galaksi yang memiliki sifat-sifat yang tidak biasa karena interaksi pasang surut dengan galaksi lain. Contohnya adalah galaksi cincin, yang memiliki struktur mirip cincin berupa bintang dan materi antar bintang yang mengelilingi inti kosong. Galaksi cincin diperkirakan terbentuk saat galaksi kecil melewati inti galaksi yang lebih besar.[18] Kejadian tersebut mungkin terjadi pada galaksi Andromeda yang memiliki beberapa struktur mirip cincin jika diamati pada spektrum inframerah.[19]Galaksi lenticular merupakan bentuk pertengahan yang memiliki sifat baik dari galaksi eliptik maupun galaksi spiral, dan dikategorikan sebagai tipe S0 dan memiliki lengan spiral yang samar-samar serta halo bintang berbentuk eliptik.[20] (Barred lenticular galaxies receive Hubble classification SB0.)
[sunting] Catatan
- ^ Galaksi pada sisi kiri skema klasifikasi Hubble sering disebut sebagai tipe awal, sedangkan pada sisi kanan sebagai tipe akhir.
[sunting] Referensi
- ^ Sparke, L. S.; Gallagher III, J. S. (2000). Galaxies in the Universe: An Introduction. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 0-521-59704-4.
- ^ Hupp, E.; Roy, S.; Watzke, M. (2006-08-12). "NASA Finds Direct Proof of Dark Matter". NASA. http://www.nasa.gov/home/hqnews/2006/aug/HQ_06297_CHANDRA_Dark_Matter.html. Diakses pada 17 April 2007.
- ^ "Unveiling the Secret of a Virgo Dwarf Galaxy". ESO. 3 Mei 2000. http://www.eso.org/outreach/press-rel/pr-2000/pr-12-00.html. Diakses pada 3 Januari 2007.
- ^ a b "Hubble's Largest Galaxy Portrait Offers a New High-Definition View". NASA. 28 Februari 2006. http://www.nasa.gov/mission_pages/hubble/science/hst_spiral_m10.html. Diakses pada 3 Januari 2007.
- ^ Mackie, Glen (2002-02-01). "To see the Universe in a Grain of Taranaki Sand". Swinburne University. http://astronomy.swin.edu.au/~gmackie/billions.html. Diakses pada 20 Desember 2006.
- ^ Gilman, D.. "The Galaxies: Islands of Stars". NASA WMAP. http://www.hq.nasa.gov/office/pao/History/EP-177/ch4-7.html. Diakses pada 10 Agustus 2006.
- ^ "Galaxy Clusters and Large-Scale Structure". University of Cambridge. http://www.damtp.cam.ac.uk/user/gr/public/gal_lss.html. Diakses pada 15 Januari 2007.
- ^ Koneãn˘, Lubomír. "Emblematics, Agriculture, and Mythography in The Origin of the Milky Way" (PDF). Academy of Sciences of the Czech Republic. http://www.udu.cas.cz/collegium/tintoretto.pdf. Diakses pada 5 Januari 2007.
- ^ Jarrett, T. H.. "Near-Infrared Galaxy Morphology Atlas". California Institute of Technology. http://www.ipac.caltech.edu/2mass/gallery/galmorph/. Diakses pada 9 Januari 2007.
- ^ Barstow, M. A. (2005). "Elliptical Galaxies". Leicester University Physics Department. http://www.star.le.ac.uk/edu/Elliptical.shtml. Diakses pada 8 Juni 2006.
- ^ Smith, G. (06-03-2000). "Galaxies — The Spiral Nebulae". University of California, San Diego Center for Astrophysics & Space Sciences. http://casswww.ucsd.edu/public/tutorial/Galaxies.html. Diakses pada 30 November 2006.
- ^ Eskridge, P. B.; Frogel, J. A. (1999). "What is the True Fraction of Barred Spiral Galaxies?". Astrophysics and Space Science 269/270: 427–430. doi:. Bibcode: 1999Ap&SS.269..427E.
- ^ Bournaud, F.; Combes, F. (2002). "Gas accretion on spiral galaxies: Bar formation and renewal". Astronomy and Astrophysics 392 (1): 83–102. doi:. Bibcode: 2002A&A...392...83B.
- ^ Knapen, J. H.; Pérez-Ramírez, D.; Laine, S. (2002). "Circumnuclear regions in barred spiral galaxies — II. Relations to host galaxies". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society 337 (3): 808–828. doi:. Bibcode: 2002MNRAS.337..808K.
- ^ Alard, C. (2001). "Another bar in the Bulge". Astronomy and Astrophysics Letters 379 (2): L44–L47. doi:. Bibcode: 2001A&A...379L..44A.
- ^ "Milky Way galaxy is warped and vibrating like a drum ", (UCBerkeley News), 9 Januari 2006. Diakses pada 24 Mei 2006.
- ^ Bell, G. R.; Levine, S. E. (1997). "Mass of the Milky Way and Dwarf Spheroidal Stream Membership". Bulletin of the American Astronomical Society 29 (2): 1384. Bibcode: 1997AAS...19110806B.
- ^ Gerber, R. A.; Lamb, S. A.; Balsara, D. S. (1994). "Ring Galaxy Evolution as a Function of "Intruder" Mass". Bulletin of the American Astronomical Society 26: 911. Bibcode: 1994AAS...184.3204G.
- ^ European Space Agency (1998-10-14). ISO unveils the hidden rings of Andromeda. Siaran pers. Diakses pada 2006-05-24.
- ^ "Spitzer Reveals What Edwin Hubble Missed". Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics. 31 Mei 2004. http://www.cfa.harvard.edu/press/pr0419.html. Diakses pada 6 Desember 2006.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar